Memandang Langit, Melahap Bakso
Walau hidangannya hanya es campur dan mie ayam, namun suguhan pemandangan persawahan nan luas yang sesekali dihiasi pesawat naik-turun, tetap bisa mengundang orang untuk mampir.
Sudah lama mereka eksis. Dan sampai sekarang masih buka. Kadang ramai sekali. Terutama hari Sabtu siang dan Minggu.
Ada bakul mie, bakso, es campur, batagor, mie, bakso… lho ? Ternyata balik lagi hehehe…
Lha, ini koq semua kompak pada jualan bakso.
Gitu ya masih tetap banyak yang datang. Hehehe…
Mungkin karena letaknya yang dekat jalan raya, pemandangannya menghadap kesawah, dan bisa lihat pesawat terbang! Hehehe….
Murahnya tarif pesawat terbang, masih belum menjamin kalo semua warga kita pernah naik pesawat terbang. Jangankan pernah, bisa beli tiketnya pun belum tentu. Maka, mengajak sang buah hati nonton pesawat yang sedang in-action, bisa menjadi pelipur lara. Siapa tahu bisa ketularan jadi pramugari,.. eh pilot. Hehehe… indahnya mimpi orang kebanyakan….
"Nak, cepatlah besar. Biar jadi pilot. Nanti Bapak-Ibumu kau ajaklah naik pesawat…"
"Eh.. tapi jangan kau buang tissue itu ke sawah!! Bisa runyam nanti Pak Tani marah ke Bapak, nak!"
So… have a nice week end, my friends…
Berbagi :
1 . Comment by Lee — February 17, 2008 @ 11:29 pm
Mana ? gak ada foto pesawatnya …
2 . Comment by devie — February 18, 2008 @ 12:48 am
Poto pramugarinya mana?
3 . Comment by dadan — February 18, 2008 @ 8:09 am
@all
Pesawat ? Pramugari ? Mana muat di kamera lagi…
hehehe…
4 . Comment by geblek — February 18, 2008 @ 10:14 pm
makan mie ayam pake piring doel
sayang dah gak di sby lg, lain kali mampir ah
5 . Comment by diah — July 10, 2008 @ 10:37 pm
lihat pemandangan sambil makan gak terasa pesawat lewat suing hilang semuanya…???