Sharing Kisah Berobat Kanker

Posting saya mengenai kanker adalah posting lama yang banyak menuai komentar. Juga pertanyaan via japri. Bahkan hingga kini. Dan belum sempat saya balas. Saya mohon maaf, dikarenakan kesibukan (dan karena medis bukanlah bidang saya), belum banyak yang sanggup saya balas.

Kali ini saya ingin menulis tentang respon saya terhadap feedback dari Elyani :


…Masih sama dengan pertanyaan saya melalui blog Mas, apakah boleh tau terapi herbal macam apa yg Ibu Mas konsumsi, bisa didapat dimana, dan apakah Ibu menggabungkan terapi yg disarankan dokter dengan pengobatan herbal?

Teman saya benar2 dalam keadaan putus asa dan merasa terpukul dengan kenyataan yg dia hadapi sekarang. Saya berusaha sekuatnya untuk memberi dukungan moril dan mencari tau tentang penyakitnya dan berharap pengalaman orang lain mungkin bermanfaat bagi dirinya. Saya tidak tau apakah pengobatan kanker A dan kanker B atau kanker C sama saja, karena hal ini juga baru bagi diri saya…

 

Elyani, terimakasih atas kesediaannya menyambung silahturahmi. Mohon maaf baru sekarang ini berkesempatan membalas email anda.

Ada banyak terapi alternatif (herbal) yang dilakukan oleh ibunda saya. Dan kesemuanya di pandu oleh ahlinya masing-masing.Ada yang bertujuan untuk mengurangi efek kanker, memperkuat stamina tubuh dan bahkan melindungi organ-organ fital tubuh dari efek samping kemoterapi.

Misalnya :

Terapi jus wortel.
Setengah kilo wortel + 1 buah apel di jus. Jus tersebut kemudian diminum tiap sore hari, setiap hari.

Terapi jus rempah-rempah.
Kunir+temulawak+temuireng, ambil secukupnya, diparut, disaring terus diminum setiap hari.
Jus ini rasanya sangat tidak enak dan pahit sekali. Sehingga ibunda tidak tahan, dan meminta alternatif penggantinya.

Dimulailah terapi jus keladi tikus.
Serumpun keladi tikus diambil, diparut, ditumbuk, disaring dan diminum tiap hari. Jus dari bahan ini yang lumayan ‘berat’ efeknya.Jangankan yang meminum, orang yang mengolahnya pun harus ‘kebal’ terhadap gatal akibat tersentuh tumbuhan tersebut.

Ritual meminum jus ini berlangsung selama 3 tahun lebih. Selama 3 tahun tersebut, progress dari pengobatan ini bisa dibilang kecil. Meskipun begitu, menurut dokter yang merawat, imunitas tubuh beliau menjadi lebih baik. Sehingga kanker yang diderita ibunda tidak kian menyebar.Tentunya, hal ini tidak bisa dipukul rata untuk semua orang. Tidak semua orang memiliki kondisi tubuhnya yang sanggup menerima cara pengobatan seperti ini.

Sejak terdeteksi kanker stadium 4, ibu saya mulai menjaga pola makan. Nyaris seperti seorang vegetarian. Berpantang makan daging, makanan yang digoreng maupun di baker. Lebih memilih makanan yang digodok/rebus, dsb. Beliau juga tetap menjalani prosedur medis pengobatan kanker. Rutin check up kondisi dan melakukan prosedur medis lainnya.

Ohya, Ibu saya juga rutin dalam mengikuti perawatan seorang dokter yang juga ahli alternative (herbal). Beliau tinggal di Surabaya, kawasan Ngagel Jaya Selatan. Tepat di belakang supermarket BILKA.

Namanya Dokter Soekarso Hadi.

Bentuk pengobatannya berupa ramuan-ramuan, yang harus rutin dikonsumsi setiap hari (selama 3 tahun). Hasilnya ? Hati dan liver Ibunda saya terlindungi dari efek samping kemoterapi.

Demikianlah, beliau menjalani tahun-tahun perjuangan melawan kanker payudara.

Hingga akhirnya tibalah saat kemoterapi.

Beliau tetap meneruskan perawatan alternatif dari dokter tersebut, tetap patuh menjalani pola berpantang makanan, tetap meminum jus wortel (jus rempah-rempah dan keladi tikus sudah dihentikan), tetap mengikuti prosedur medis. Dan 12 porsi kemoterapi berhasil dilalui dengan selamat. Hingga tiba saatnya pengangkatan tumor payudara beliau. Alhamdulilah, Beliau berhasil melaluinya dengan baik. Sekarang sudah sembuh, dan bahkan sudah bisa ngeluyur kemana-mana.

Demikianlah.
Jadi, entry point saya adalah : peluang sembuh dari kanker itu masih ada. Dan jangan sampai menyerah.


Berbagi :
Tambahkan Sharing Kisah Berobat Kanker Tambahkan Sharing Kisah Berobat Kanker Tambahkan Sharing Kisah Berobat Kanker Tambahkan Sharing Kisah Berobat Kanker Tambahkan Sharing Kisah Berobat Kanker Tambahkan Sharing Kisah Berobat Kanker Tambahkan Sharing Kisah Berobat Kanker

8 Comments »

The URI to TrackBack this entry is: http://doeljoni.blogsome.com/2008/03/12/sharing-kisah-berobat-kanker/trackback/

  1. 1 . Comment by devie — March 13, 2008 @ 1:49 pm

    Gravatar Image   

    menyenangkan. sedikit banyak, share panjenengan ini akan mengangkat mental saudara saudara kita yang sedang berjuang melawan kanker.

  2. 2 . Comment by geblek — March 13, 2008 @ 8:56 pm

    Gravatar Image   

    terapi jus wortel+apel aku mau cak

  3. 3 . Comment by daniel.simanjuntak — March 18, 2008 @ 6:20 am

    Gravatar Image   

    masalah kanker saya telah menulis di surat kabar ekspos independent, yaitu kanker mulut rahim dan kanker ovarium. dengan narasumber Dokter Suresh Kumarasamy,MBBS, MObgyn, MRCOG. Di Rumah sakit GLENEAGLES MEDICAL CENTRE Penang Malaysia. Mungkin ada yang perlu tulisannya ?

  4. 4 . Comment by dadan — March 18, 2008 @ 2:22 pm

    Gravatar Image   

    @devie
    Amiiien…

    @geblek
    Ntar kalo nyasar ke batam lagi, ente bakalan ane samperin hehehe…

    @daniel.simanjuntak
    bos, silahkan disharing. Rasanya sangat banyak sekali saudara-saudara kita yang membutuhkannya.

  5. 5 . Comment by ani — March 18, 2008 @ 6:03 pm

    Gravatar Image   

    KANKER…mengerikan ya! Alhamdulillah aku telah melewati episode kemoterapi,mastectomy,kemoterapi lagi & terapi hormon serta suntik tulang tiap 2 bulan.Maret ini ulang tahun ke-2 sejak vonis kanker kuterima.Sekedar info, aku berobat di Dr. Ang Peng Tiam, Mount Elisabeth, Singapur. Jalani saja hidup ini….

  6. 6 . Comment by aDhe — March 19, 2008 @ 10:07 am

    Gravatar Image   

    bang Daniel Simanjuntak..
    boleh dong di-share tulisan tentang kanker ovarium.
    thanks!

  7. 7 . Comment by any — March 27, 2008 @ 1:47 pm

    Gravatar Image   

    kepada Ani yang telah melawati masa pengobatan/perawatan di Singapura. Bolehkan sharing lewat japri, saya butuh dorongan untuk ini. Kalau berkenan alamat email anda

  8. 8 . Comment by any — March 27, 2008 @ 1:57 pm

    Gravatar Image   

    kepada sdri Ani yang telah lepas dari kanker dengan pengobatan di Singapura. Mohon sharing via apri apabila berkenan. Saya ingin berkomunikasi masalah ini, terimakasih, salam




RSS feed for comments on this post.

Leave a comment

Line and paragraph breaks automatic, e-mail address never displayed, HTML allowed: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <code> <em> <i> <strike> <strong>



Anti-spam measure: please retype the above text into the box provided.