Sedikit Mengenai Resume 777
Sebagai makhluk hidup yang berhabitat di pelosok, sangat kecil kemungkinan saya untuk berangkat menghadiri acara 777 di Jakarta. Namun membaca resume dari rekan-rekan blogger lainnya, saya ingin meng-quote beberapa output dari Pak Nuh :
"Posisi Depkominfo terhadap blogger adalah Part of our Family, positive, melakukan fungsi edukasi dan empowerment . Nggak mungkin depkominfo menyembelih sendiri anaknya (yang meresmikan pesta blogger adalah pak Nuh). Kita ingin memberi kontribusi sekecil apapun ke republik ini, dalam bentuk pemikiran, ide teknis, dsb. Forum-forum seperti ini harus kita budayakan, kita bikin secara kontinyu meskipun tanpa dipicu oleh masalah seperti ini. Asal ada agenda dan topik yang bisa kita bahas. Topik menarik misalnya sertifikasi elektronik, security, dsb. Ayo kita bikin creative produk, jangan sampai zero-sume game atau negative sum game."
dan resume point no. 5 dari Romi :
"Sudah sering saya sebut, mencegah cybercrime termasuk pornografi bisa dengan tiga cara: Hukum, Teknologi dan Socio-Culture. Hukum, alhamdulillah sekarang kita punya UU ITE, teknologi yang sekarang mau ditempuh meskipun masih banyak permasalahan, dan yang paling efektif adalah socio-culture. Membuat generasi muda kita sibuk dengan berbagai kreatifitas dan project adalah salah satu teknik socio-culture. Membuat generasi muda kita tidak sempat lagi melihat pornografi atau menjadi cracker dengan melakukan pengerusakan. Saya setuju usulan mas Boy Avianto untuk membuat kompetisi pengembangan content kreatif yang bisa mengcounter film Fitna atau konten lain yang lebih menarik dan bermanfaat bagi seluruh kalangan masyarakat."
If I’m a father, i will simply agree.
IT Indonesia di masa depan akan menjadi tempat yang lebih baik bagi anak-anak kita.
Semakin menarik, bahwa diantara beragam sudut pandang, kita sebenarnya sedang bergerak menuju arah yang sama. Gimana dengan anda, Roy ?
PS : Ada yang punya format mp3/ogg/rm dari diskusi semalam ? Bosnya blog ini telah berbaik hati menyediakan versi wav, sayang cekaknya bandwidth membuat gagal download.
Berbagi :
1 . Comment by kunderemp — April 8, 2008 @ 9:15 am
Ada.. berupa wav..
oleh Pitra (lihat URI di nama saya)
2 . Comment by leah — April 8, 2008 @ 10:30 am
ah roy suryo pintar sekali memanfaatkan situsi dan kondisi untuk jadi terkenal hehe
3 . Comment by idban — April 8, 2008 @ 10:55 am
video part of our family http://video.google.com/videoplay?docid=6512948788924159874&hl=en
4 . Comment by agus rest — April 8, 2008 @ 11:25 am
terpenting lbh pd peranan orang tua sbg dasar peletak pendidikan buat si anak, so ortu jg ngga bole gaptek kan? :smile:
5 . Comment by dadan — April 8, 2008 @ 4:54 pm
@kunderemp
thx ya bos
@leah
yah, Roy.. Roy..
wah, url blogmu sulit sekali diakses via AXIS
@idban
thx ya
video ? coba aku kesana …
@arest
agree 100%
6 . Comment by hanggadamai — April 8, 2008 @ 5:41 pm
smuanya tergantung pemerintah
*lupa mw ngasih komen ap*
7 . Comment by mbah sangkil — April 10, 2008 @ 11:27 am
kapan dewasanya bangsa ini
kalo dikit-dikit musti di bredel
kapan bisa berpikir sendiri
berpikir lebih dewasa
negara yg aneh….
8 . Comment by s4va — April 10, 2008 @ 1:05 pm
menembak nyamuk dengan meriam
9 . Comment by yolanda — April 10, 2008 @ 3:20 pm
ha….ha….ha….
kenapa selalu sibuk dengan ‘dinamika’ pemikiran pihak lain…
lebih baik ‘percepat’ upgrade kedewasaan diri sendiri
pendidikan mental dalam keluarga wajib hukumnya
jadi se-semrawut apapun dunia…mudah2an kita bisa peka dalam memutuskan hal-hal positif tuk menghadapinya….
Amin
10 . Comment by Edi Psw — April 11, 2008 @ 8:15 am
*lirik komen agus rest*
Setuju! Mungkin orang tua mempunyai peran penting dalam hal ini.
11 . Comment by dadan — April 11, 2008 @ 12:57 pm
@all
All, thx atas feedbacknya
Menurut saya ada 3 substansi dari acara 777 :
1. UU ITE (idenya saya OK, tapi pesimis pada fairness dalam pelaksanaannya)
2. Pemblokiran web ( tidak setuju ! ini kebangeten! )
3. Blogger Negatif (klarifikasi)
Berhubung sudah banyak yang membahas point nomor 1 dan 2, maka saya memilih beropini di point ke 3 saja