Kalah Sebagai Ksatria
Sabtu malam ini kembali terharu-biru gara-gara bulu tepok. Sayang memang, Indonesia harus kalah lagi dari China. Setelah sebelumnya Thomas, kini Uber pun melayang. Namun setidaknya kekalahan kali ini tidak terlalu menyedihkan. Ya, 14 tahun tanpa sempat berlaga di level setinggi ini, dan kini moment arena bergengsi itu dapat kita raih.
Terimakasih Firda, terimakasih Pia, terimakasih semua pemain Thomas & Uber Indonesia. Emosi dan harapan kami bersama kalian kala itu. Terimakasih telah berjuang segigih itu. Terimakasih penonton Istora, luar biasa dukungan yang diberikan.
Kini tak penting lagi menang atau kalah. Masih ada kesempatan berikutnya.
Mengutip komentar Ivana Lie setalah laga ganda putri berlangsung, stamina pemain kini memang perlu mendapat perhatian khusus. (Mohon maaf bila kutipan saya jauh dari akurat). Menurut saya, stamina, strategi dan positioning China memang sedikit lebih superior dibanding pemain-pemain kita. Beberapa kali pemain kita di pecundangi positioningnya, terutama pada moment-moment kritis (ingat saat babak kedua, peroleh point 16 untuk ganda putri kita).
Semoga pada kesempatan berikutnya, Uber menjadi milik kita !
I.N.D.O.N.E.S.I.A !
Berbagi :
1 . Comment by Epat — May 17, 2008 @ 10:20 pm
ada case menyedihkan diluar lapangan. info terakhir tentang tiket tadi sore , calo jual 300 ribu n vip 800 ribu! ngelamak calo-calo iku….
2 . Comment by dadan — May 17, 2008 @ 10:41 pm
3 . Comment by natazya — May 18, 2008 @ 1:04 am
ya… bagus deh ini nampak ikhlas dan legowo!
banyak nya yang saya tau abis misah misuh tuh malam inih :p
4 . Comment by KokoroNoHime — May 18, 2008 @ 1:41 am
Tim Uber Indonesia dah banyak mengalami peningkatan. Saya yakin kita ( masyarakat Indonesia ) bisa mengharapkan tim Uber Indo untuk Uber Cup dua tahun lagi. Salut buat Firda, Pia, Liliana Natsir, Vita Marissa, dkk b^^d..Pertahankan~!
Utk tim Thomas, mengapa oh mengapa kalian kalah 3 - 0 pula sama KorSeL :’(…dah mulai under-estimate kah?
5 . Comment by Hedi — May 18, 2008 @ 1:57 am
aku seneng ndelok Firda, cuma dee tekan indonesia sing nganggo skirt hehehe
6 . Comment by nita — May 18, 2008 @ 5:13 am
kapan ya piala uber terakhir milik RI? btw, di kotaku ini juga ada klub badminton lo…meski anggotanya gak banyak tp seneng lihat bule2 pada semangat main bulu tepok ini. cuma bedanya di sini lebih umum pakai bola plastik dibanding yg bulu, mahal soalnya
7 . Comment by leah — May 18, 2008 @ 6:31 am
Hidup tim uber cup indonesia! Jangan berkecil hati walau kalah, kami tetap bangga pada kalian!
8 . Comment by geblek — May 18, 2008 @ 9:05 am
selamat untuk ubber, kampret buat thomasnya
9 . Comment by sawali tuhusetya — May 19, 2008 @ 3:41 am
kadang2 sedih juga, mas, tim bulu tangkis kita kalah mlulu, ndak kayak zamannya ruy hartono atau liem swie king. tapi saya juga yakin tim thomas dan uber kita telah berjuang maksimal. mudah2an masih punya harapan pada turnamen yang lain utk bisa jadi yang terbaik.
10 . Comment by devie — May 19, 2008 @ 3:56 pm
team uber emang bikin bangga (koyok iklan ae). team thomas? pecundang mereka ituh! terutama mantunya agum gumelar ituh!
11 . Comment by Anak Medan — May 19, 2008 @ 7:00 pm
kalah menang itu biasa… yang penting sportifitas… dan masalah kapan pemerintah benar benar memlihara “emas - emas” indonesia yang sudah berpeluh ria di lapangan…
12 . Comment by lovesomatic — May 19, 2008 @ 9:59 pm
Kalah menang itu biasa, dalam olah raga, apalagi cinta …. :mrgreen:
13 . Comment by dadan — May 20, 2008 @ 7:35 am
@natazya, KokoroNoHime, leah, Sawali, Devie, Anak Medan, lovesomatic, geblek
Yup, juara dua itu adalah juara satu yang tertunda
China will keep that Cup clean and safe for us hehehe
@nita
tahun 1996 di Hongkong
Jeng Nita badminton juga toh ?