Reportase Brain Power Training

Seperti dalam posting sebelumnya, berikut ini reportase ala doeljoni mengenai brain power training yang tempohari diadakan di Hotel Biyung, Nginden, Surabaya, 24 Mei 2008.

Peserta yang hadir sekitar tujuh puluhan. Animo yang lumayan, menurut saya. Dan sangat beragam, saya sempat bertemu peserta dengan latar belakang pendidikan SMP, SMA, perguruan tinggi, sarjana, wiraswastawan, warga panti asuhan, dll. Peserta datang dari seputaran Surabaya, Sidoarjo dan Gresik.

Menurut informasi dari panitia, pelatihan serupa sering pula di adakan. Baik secara komersial untuk peserta korporasi, hingga gratis bagi  peserta dengan latar belakang anjal (anak jalanan).

Berikut sedikit yang sempat saya catat mengenai materi trainingnya :

Brain Power adalah sebuah pengetahuan tentang pikiran manusia, bagaimana memberdayakannya, dan mempelajari bagaimana mengubah mindset negatif menjadi positif. Mengapa mindset positif ? Dengan mindset positif, manusia bisa mencapai berbagai prestasi dan keunggulannya sebagai manusia. Mindset positif adalah modal dasar untuk menembus sebuah limitansi anggapan keterbatasan diri.

Brain power artinya kekuatan pikiran. Pengertiannya hampir sama dengan NLP (Neuro Linguistic Programing) yakni pengetahuan yang membelajari bagaimana memprogram bahasa otak sehingga kita mampu memberdayakan kekuatan pikiran kita.

Dalam sistem jiwa, otak dibagi menjadi otak kiri dan kanan.

Taken from http://bodyworksfitness.wordpress.com/2007/10/16/visual-test-left-brain-or-right-brain/

Otak Kiri
Orang yang menggunakan otak kiri biasanya bekerja di bidang eksak, seperti para insinyur, dokter, dan IT. Kekuatan otak kiri umumnya adalah sbb : berorientasi pada fakta, logis/rasional, analisa, serial, tahap demi tahap, suka angka-angka, aktif, tegas, dan deduktif.

Otak Kanan
Orang yang menggunakan otak kanan biasanya bekerja di bidang seni seperti pelukis, wartawan, pengarang, pemain musik, penari menggunakan otak kanan. Kekuatan otak kiri umumnya adalah sbb : spontanitas, suka berimajinasi, kreatif, reseptif, suka warna, suka suara, visioner, perasa dan peran bawah sadar sangat kuat.

Fakta Tentang Otak Manusia :
Bentuknya jelek, mirip jeruk purut, dengan bobot sekitar + 1,3 sd 1,75 kg. Ada jutaan sungai darah kecil dan rumit yang menyebar keseluruh otak. Dengan ratusan milyar simpul atau sel syaraf. Ada 10 juta – 200 juta neuron (sel otak terkecil). 1 neuron bisa disetarakan dengan komputer tercanggih saat ini. Mampu menampung 70-100 trilyun citra dan pola pikir tidak terhingga. (setara dengan 500 eksiklopedia). Ada 7 milyar maghnet mikroskopik (1/1000 ons). Otak manusia punya kemampuan 10.000 kali kemampuan komputer. Kalau terlatih baik kemampuannya bisa sampai 1 juta kali komputer.

http://www.medem.com/MedLB/article_detaillb.cfm?article_ID=ZZZ0ZFP46JC&sub_cat=75

Pikiran sadar dan bawah sadar
Sedangkan pemikiran, sebagai produk dari otak dibagi dalam pikiran sadar dan bawah sadar. Pikiran bawah sadar disebut (Inner Mind- Subconscious) sedangkan pikiran sadar disebut conscious. Pikiran bawah sadar adalah sebuah kekuatan luar biasa yang ada dalam diri manusia. Jika diumpamakan gunung di lautan, puncak gunung itu hanya 10% dari perut dan dasar gunung yang sebenarnya. Seperti itulah pikiran sadar, ia sebenarnya jauh lebih besar dibandingkan dengan pikiran sadar. Manusia umumnya baru menggunakan 10% kekuatan pikirannya. (Menurut informasi, kekuatan pikiran bawah sadar 30.000 kali kekuatan sadar. Namun saya belum sempat menelusuri lebih lanjut)

Pikiran sadar bereaksi dengan logika, pikiran bawah sadar bereaksi dengan imajinasi. Pikiran bawah sadar bekerja jika Anda diminta membayangkan.Pikiran bawah sadar percaya apa pun yang Anda katakan. Pikiran bawah sadar tidak bisa membedakan mana yang fakta mana yang bohong, benar mana salah, mana baik mana buruk, mana imajinasi mana fakta.

Pikiran bawah sadar hanya mengerti bahasa gambar. Karena itulah, kata-kata yang bermakna abstrak dan tidak memiliki visualisasi akan diabaikan oleh pikiran bawah sadar, misalnya : "Jangan", "Tidak boleh" dll. (Balita dan anak-anak lebih dominan menggunakan bahasa gambar. Apa yang tergambar di dalam pikiran ketika dikatakan kepada anak-anak “Jangan Lari?” Ya jawabannya adalah visualisasi dari kegiatan berlari itu sendiri. Karena itulah ketika Anda melarang anak-anak "Jangan berlari", dia malah berlari. Hahahaha… emoticon )

Pertanyaan yang harus dikembangkan dalam NLP adalah How (bagaimana agar seseorang jangan melakukan sesuatu), bukan why (mengapa seorang melakukan sesuatu.)

Analogi dari cara kerja pikiran bawah sadar mirip dengan lampu aladin. Kita harus sering menggosoknya dengan informasi yang positif dan optimis agar visualisasi cita-cita kita serta terealisir. Bayangkan seandainya kita sering menggosoknya dengan informasi negatif ? (menonton infotainment gosip, berita kriminal, ramalan bintang, sinetron gak mutu dsb).

Ada 4 stage kerja otak

  1. Beta (> 12 cps) : Stress
  2. Alpha (8 - 12 cps) : Kondisi terbaik untuk mengaktifkan kerja pikiran bawah sadar
  3. Delta (4 - 8 cps)
  4. Teta (0-4 cps)
  5.  

(Metode untuk menurunkan kondisi stress : relaksasi, meditasi, doa, sholat, dzikir, dll)

Berbagi :
Tambahkan Reportase Brain Power Training Tambahkan Reportase Brain Power Training Tambahkan Reportase Brain Power Training Tambahkan Reportase Brain Power Training Tambahkan Reportase Brain Power Training Tambahkan Reportase Brain Power Training Tambahkan Reportase Brain Power Training

16 Comments »

The URI to TrackBack this entry is: http://doeljoni.blogsome.com/2008/05/25/reportase-brain-power-training/trackback/

  1. 1 . Comment by Epat — May 25, 2008 @ 10:48 pm

    Gravatar Image   

    Bersenag-senang termasuk salah satu cara nurunin stress gak yah?

  2. 2 . Comment by Rizki — May 25, 2008 @ 11:11 pm

    Gravatar Image   

    Wow hebat sodara doeljoni ini
    ngikuti pelatihan satu kali aja udah bisa nulis dengan data lengkap
    Selamat, selamat
    beberapa testimonial peserta menyambut senang materi ini
    dan pelatihan serupa akan diselenggarakan lagi di surabaya pada bulan Juli.
    semoga manfaat

    salam

  3. 3 . Comment by rita — May 25, 2008 @ 11:26 pm

    Gravatar Image   

    Tulisannya amat manfaat terutama bagaimana memperdayakan dan mengubah mindset negatif ke positif
    perlu sering2 disimak nih tulisan… Terutama bila berusaha untuk meningkatkan kapasitas
    kemampuan otak….. thax ya sdh menulis ini…..

  4. 4 . Comment by geblek — May 26, 2008 @ 12:24 am

    Gravatar Image   

    kalau blogwalking gimana cak, nambah stres atau ndak

  5. 5 . Comment by abah oryza — May 26, 2008 @ 12:54 am

    Gravatar Image   

    nyalon kepala daerah mungkin bisa ngilangin mumet jadi blogger yah hu hu hu

  6. 6 . Comment by sawali tuhusetya — May 26, 2008 @ 1:19 am

    Gravatar Image   

    pelatihan “brain power” yang mantab, mas dadan. pelatihan semacam ini sangat penting untuk menepis opini publik yang terlalu mendewakan fungsi otak kiri sehingga menjadi “tumpul” ketika berhadapan dengan hal2 yang berkaitan dengan kecrdasan emosi, sosial, dan spiritual.

  7. 7 . Comment by budiw — May 26, 2008 @ 10:26 am

    Gravatar Image   

    Wah, telat.. Infonya dapet dari mana cak dadan? Kabar-kabari dong..

  8. 8 . Comment by nita — May 26, 2008 @ 9:41 pm

    Gravatar Image   

    berpikir positif bisa buat sehat mind, body and soul ya…btw, kebanyakan pakai salah 1 sisi otak saja baik gak ya

  9. 9 . Comment by leah — May 27, 2008 @ 6:22 am

    Gravatar Image   

    iya nih anakku kalo dibilangin jangan….,jangan… eh malah dilakuin. heueheeue

  10. 10 . Comment by hanggadamai — May 27, 2008 @ 1:27 pm

    Gravatar Image   

    wah keren2 postingannya sungguh sangat bermanfaat

  11. 11 . Comment by Juliach — May 28, 2008 @ 4:09 pm

    Gravatar Image   

    Kang, masalahnya kalo di sekolah itu anak-anak yang otak kanannya lebih besar koq cenderung dianggap bodoh sih? Bisa-bisa tidak naik kelas!
    Kalo tunggu brok(nunggak/tdk naik kelas) terus malah anak jadi frustrasi.

    Btw bagus deh ulasannya.

  12. 12 . Comment by dadan — May 29, 2008 @ 2:21 pm

    Gravatar Image   

    #epat, geblek, abah oryza
    relatif. bisa iya bisa juga tidak

    #Rizky
    not that grat. Ini cuman repeat aja dari materi training, koq
    Amiin

    #rita, hanggadamai
    thx

    #sawali tuhusetya, Juliach
    iya nih. Karena paradigma yang terlalu mendewakan IQ (otak kiri) yang memuat orang cenderung berpikir materialistis, dan kurang menghargai sosial dan spiritual

    #budiw
    okay. next time saya email private

    #nita
    benar. menurut sebuah sumber, terlalu dominan menggunakan otak kiri akan cenderung membuat orang lekas pikun (walau belum sempat saya telusuri & cek). Karena tidak seimbang dalam menggunakan kapasitas otak.

    #leah
    hahaha… anak mu pastinya cerdas sekali

  13. 13 . Comment by yolanda — June 1, 2008 @ 10:31 am

    Gravatar Image   

    sebenarnya nonton gosip, sinetron gak mutu, dll. ga papa asal bisa nyaringnya pake otak kiri-dianalisa sisi positifnya, pembelajaran ttg hukum juga ada spt soal kasus rebutan anak, haki, perceraian, wna yg kerja di indo, dsb. juga untuk perenungan karena yg digambarkan dalam acara itu sebenarnya adalah cerminan diri kita sendiri -
    trus pake otak kanan juga tuk refreshing - nontonin yang cakep-cakep kan bisa nginspirasi tuk lebih berpikir positif, menambah energi baru termasuk tuk melakukan yg lebih baik he….he….he….

  14. 14 . Comment by Edi Psw — June 1, 2008 @ 12:33 pm

    Gravatar Image   

    Wah, koq nggak tahu ya kalau ada acara ini. Jadinya nggak bisa ikut dong. Hehehe…

  15. 15 . Comment by tintin — June 9, 2008 @ 3:53 pm

    Gravatar Image   

    sibuk yah ..?? update boss

  16. 16 . Comment by aRuL — June 18, 2008 @ 1:51 am

    Gravatar Image   

    wah seperti ini sy mau ikut, sepertinya saya makin down aja
    btw mas alumni elektro ITS yakz?




RSS feed for comments on this post.

Leave a comment

Line and paragraph breaks automatic, e-mail address never displayed, HTML allowed: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <code> <em> <i> <strike> <strong>



Anti-spam measure: please retype the above text into the box provided.