Tasty Bawal Goreng in Balikpapan

I got last flight from Balikpapan. Lounge Room seems so Bored. So I decide to go out, and ended in some generic Indonesian Food..


What else ? Bawal Goreng, Warm rice and sambal looks so tasty (around Rp 60.000,-).

Guess what ? I feel relieved. I found a good generic restaurant here. Not too far from the airport. All you need is take a walk, cross the street in front the Airport.


Berbagi :
Tambahkan Tasty Bawal Goreng in Balikpapan Tambahkan Tasty Bawal Goreng in Balikpapan Tambahkan Tasty Bawal Goreng in Balikpapan Tambahkan Tasty Bawal Goreng in Balikpapan Tambahkan Tasty Bawal Goreng in Balikpapan Tambahkan Tasty Bawal Goreng in Balikpapan Tambahkan Tasty Bawal Goreng in Balikpapan

Visiting Balikpapan

Pagi yang gerimis saat tiba di Sepinggan. Udara terasa lebih basah dan panas (mungkin karena lebih dekat ke khatulistiwa). Langit Sepinggan terlihat mendung kelabu menggantung. Seolah tak sudi berganti giliran dengan sang surya. Rintik-rintik kecil anak hujan mulai turun, menghias nuansa senin pagi di Bandara udara ini.

Bandara Sepinggan, Balikpapan

Bandara Sepinggan, Balikpapan 

Akhirnya, sempat juga kaki ini menjejak bumi Balikpapan.

Indeed, Balikpapan is soo… exotique.

(more…)


Berbagi :
Tambahkan Visiting Balikpapan Tambahkan Visiting Balikpapan Tambahkan Visiting Balikpapan Tambahkan Visiting Balikpapan Tambahkan Visiting Balikpapan Tambahkan Visiting Balikpapan Tambahkan Visiting Balikpapan

Pelatihan Pengembangan Diri Berbiaya Murah

Sebuah Kontribusi Bagi Masyarakat

Saya percaya bahwa siapapun dapat menemukan caranya sendiri untuk memberikan kontribusi bagi negerinya, asal serius. Misalnya Romi Satrio Wahono dengan ilmukomputer-nya, ibu Sri Mumpuni dengan listrik swadayanya, Suster apung dengan perjuangannya sebagai suster di lautan lepas, Dudi Gurnadi dengan linux roadshownya, Didit Hape dengan komunitas alang-alangnya, Vavai dengan komunitas linuxnya, Prof. Yo dengan TOFI-nya, dan masih banyak lagi.

Ditengah carut-marutnya kondisi bangsa, justru banyak bertebaran ladang-ladang pengabdian yang dapat kita garap. Tinggal kita pilih, mana yang mampu kita kerjakan.

Berbincang-bincang dengan beberapa rekan aktifis pengembangan diri, saya surprise dengan kejutan yang mereka bawa pada Hari Kebangkitan Nasional kali ini. Ya, sebuah pelatihan pengembangan diri yang murah-meriah karena ditujukan untuk masyarakat umum.

Saya masih ingat, dulu kantor lama saya mengeluarkan biaya puluhan juta untuk sebuah pelatihan pengembangan diri bagi beberapa orang manager madyanya. Katakanlah sekarang harga komersil pelatihan seperti itu adalah sebesar 1,5 juta rupiah. Sebuah jumlah yang terlalu mewah untuk ukuran masyarakat biasa seperti kita. Namun bagaimana bila didiscount hingga 90% nya ?

Karyawan baru hingga enginer kere seperti saya masih sanggup mengikutinya. Dengan sedikit berkorban menghemat pengeluaran biaya rokok, pulsa telepon dan BBM, rasanya tak terlalu berat mengeluarkan 150 ribu perak untuk sebuah pendidikan.

(more…)


Berbagi :
Tambahkan Pelatihan Pengembangan Diri Berbiaya Murah Tambahkan Pelatihan Pengembangan Diri Berbiaya Murah Tambahkan Pelatihan Pengembangan Diri Berbiaya Murah Tambahkan Pelatihan Pengembangan Diri Berbiaya Murah Tambahkan Pelatihan Pengembangan Diri Berbiaya Murah Tambahkan Pelatihan Pengembangan Diri Berbiaya Murah Tambahkan Pelatihan Pengembangan Diri Berbiaya Murah

Kalah Sebagai Ksatria

Sabtu malam ini kembali terharu-biru gara-gara bulu tepok. Sayang memang, Indonesia harus kalah lagi dari China. Setelah sebelumnya Thomas, kini Uber pun melayang. Namun setidaknya kekalahan kali ini tidak terlalu menyedihkan. Ya, 14 tahun tanpa sempat berlaga di level setinggi ini, dan kini moment arena bergengsi itu dapat kita raih.

Terimakasih Firda, terimakasih Pia, terimakasih semua pemain Thomas & Uber Indonesia. Emosi dan harapan kami bersama kalian kala itu. Terimakasih telah berjuang segigih itu. Terimakasih penonton Istora, luar biasa dukungan yang diberikan.

Kini tak penting lagi menang atau kalah. Masih ada kesempatan berikutnya.

Mengutip komentar Ivana Lie setalah laga ganda putri berlangsung, stamina pemain kini memang perlu mendapat perhatian khusus. (Mohon maaf bila kutipan saya jauh dari akurat). Menurut saya, stamina, strategi dan positioning China memang sedikit lebih superior dibanding pemain-pemain kita. Beberapa kali pemain kita di pecundangi positioningnya, terutama pada moment-moment kritis (ingat saat babak kedua, peroleh point 16 untuk ganda putri kita).

Semoga pada kesempatan berikutnya, Uber menjadi milik kita !
I.N.D.O.N.E.S.I.A !


Berbagi :
Tambahkan Kalah Sebagai Ksatria Tambahkan Kalah Sebagai Ksatria Tambahkan Kalah Sebagai Ksatria Tambahkan Kalah Sebagai Ksatria Tambahkan Kalah Sebagai Ksatria Tambahkan Kalah Sebagai Ksatria Tambahkan Kalah Sebagai Ksatria