Mode “UMTS only” Pada Ponsel Native SE

Fitur "3G Only" adalah fitur yang memaksa ponsel untuk tetap berada di jalur UMTS, sekalipun sinyalnya lemah. Tanpa fitur ini, ponsel akan memilih turun ke jalur 2G alias GRPS biasa saat sinyal 3G/UMTS melemah. Dengan demikian komunikasi standar lainnya bisa terjamin. Begitu sebaliknya.

Nah, fitur yang bisa membuat ponsel memilih jaringan ini disebut fitur "dual mode" atau "GPRS and 3G" di menunya.

Sebenarnya fitur ini dibuat untuk kenyamanan, namun bagi saya yang memanfaatkan ponsel tersebut sebagai modem 3G, ini adalah fitur yang menjengkelkan. Saya ingin ponsel saya tetap berada di jalur 3G/UMTS, sekalipun lemah.

Dalam posting sebelumnya, mudah ditebak, ponsel saya adalah W660 hasil oprekan dari K610. Model ini adalah model native, bukan smartphone. Dia tidak ber-OS, hanya native UI saja.

Saya pikir untuk merk SE, hanya model smartphone saja yang memiliki fitur "3G Only", sementara ponsel merk lain memilikinya secara native.

Ternyata saya salah. Setelah googling sejenak, ternyata fitur yang saya cari tersebut dapat diaktifkan pada ponsel native SE . Informasi ini saya peroleh dari posting masterbiji di forumponsel dan disini. (Terimakasih atas informasinya !)

(more…)


Berbagi :
Tambahkan Mode “UMTS only” Pada Ponsel Native SE Tambahkan Mode “UMTS only” Pada Ponsel Native SE Tambahkan Mode “UMTS only” Pada Ponsel Native SE Tambahkan Mode “UMTS only” Pada Ponsel Native SE Tambahkan Mode “UMTS only” Pada Ponsel Native SE Tambahkan Mode “UMTS only” Pada Ponsel Native SE Tambahkan Mode “UMTS only” Pada Ponsel Native SE

Demo W660 Hasil Crossflashing dari K610

Ini posting video saya yang pertama emoticon . Berhubung yang posting masih amatir dalam urusan video, buruknya kualitas rekaman harap dipermaklum. Hehehehe… Dalam view tersebut akan terlihat theme standar W660 yang bisa "getar kecil" saat icon menu utamanya di pilih.

Berikut rekaman visual (yang sangat amatir) tentang hasil crossflashing K610 menjadi W660 (dari posting terdahulu). Semoga bisa memuaskan rasa penasaran.

http://www.youtube.com/watch?v=Fl0DpMzxwCE
[Sepertinya blogsome tidak mendukung fitur embed object video, sehingga saya hosting video tersebut di youtube (2:38 detik).]

Silahkan dinikmati !


Berbagi :
Tambahkan Demo W660 Hasil Crossflashing dari K610 Tambahkan Demo W660 Hasil Crossflashing dari K610 Tambahkan Demo W660 Hasil Crossflashing dari K610 Tambahkan Demo W660 Hasil Crossflashing dari K610 Tambahkan Demo W660 Hasil Crossflashing dari K610 Tambahkan Demo W660 Hasil Crossflashing dari K610 Tambahkan Demo W660 Hasil Crossflashing dari K610

Merubah K610 menjadi W660

Walaupun agak basbang, namun baru kali ini saya berani melakukan modding K610. Atau lebih tepatnya bila disebut sebagai cross flashing.

Mengapa saya melakukan ini ? Karena produk K610 ternyata memiliki kemungkinan untuk dirubah ke seri lain, W660 (yang lebih baru).

Apa yang diperoleh dari pekerjaan ‘nakal’ ini ? Walkman standar SE seri W, Megabass, Track ID dan tampilan yang lebih ‘cantik’ untuk dilihat. Minus FM radio tentunya.

Memang, tanpa perlu melakukan cross flashing pun, K610 bisa dioprek hingga memperoleh hasil nyaris sama. Namun tantangan melakukan cross posting dan kepuasan yang didapat, adalah godaan yang tak bisa saya tolak. Sungguh alasan yang tidak rasional hehehe… emoticon

Setelah googling dan membaca dokumentasi di internet, saya menemukan artikel yang menurut saya cukup mudah untuk dilakukan. Terutama oleh pemula macam saya. Artikel tersebut adalah : "Converting K610/K618/V630 dan K530 to W660. Full Guide!" karya meneer solidsnake204, seorang elite member dari Lasyk Team. Dan satu artikel lagi : "K61x@W660" karya tuan masterbiji, seorang modder Indonesia dari tim SE-ven (Thank’s to them !). Metode keduanya memliki keunggulan dan kekurangan yang ternyata bisa saling melengkapi. Karena itulah, saya memutuskan untuk menggabungkan metode kerja kedua modder tersebut, agar lebih efisien dan efektif untuk seorang pemalas. emoticon

Konsekuensi dari kegiatan ini cukup jelas : void warranty dan kematian sang ponsel. Jadi, tanggung sendiri akibatnya !

Ada tiga bagian besar pekerjaan yang harus dilakukan, yaitu :

  • 1. Persiapan
  • 2. Cross flashing
  • 3. Problem Fixing

 

(more…)


Berbagi :
Tambahkan Merubah K610 menjadi W660 Tambahkan Merubah K610 menjadi W660 Tambahkan Merubah K610 menjadi W660 Tambahkan Merubah K610 menjadi W660 Tambahkan Merubah K610 menjadi W660 Tambahkan Merubah K610 menjadi W660 Tambahkan Merubah K610 menjadi W660

Touchscreen one-handed-operation

Menggunakan stylus merupakan pekerjaan yang kian lama kian terasa menyebalkan buat saya. Terkadang saya agak menyesali keputusan membeli sebuah pda touchscreen. (Namun tanpa praktek mencoba, tak ada kesimpulan yang diperoleh. Kira-kira gitu ya ?). Apalagi dengan 818Pro tua yang terkenal lambat dan lelet tersebut (OMAP850, 195 MHz). Sebelumnya, untuk mengatasi lemotnya kinerja OMAP850 tersebut, saya overclocking temporer menggunakan OmapClock v0.2 (linknya kalau tidak salah disini http://mpx.vvs-impex.com ). Namun ini hanya bersifat workaround, bukan permanent solution.

Dari pengalaman dengan PDA ataupun smartphone lain (tentunya pengalaman didapat dengan cara ‘meminjam’ dari teman), saya lebih memilih one handed operation dibanding bekerja dengan dua tangan ( satu memegang handset, yang lain menggunakan stylus untuk memberi command pada sang handset ). Lebih praktis dan bebas. Tentunya ini dari sudut pandang seorang lazy-bump emoticon hahaha…

Terus terang, dibanding 818Pro rasanya Treo 680 lebih ramah untuk one-handed-operation.

Sayang, cekaknya modal membuat saya harus berpikir ulang untuk menggantinya,..hahaha…

(more…)


Berbagi :
Tambahkan Touchscreen one-handed-operation Tambahkan Touchscreen one-handed-operation Tambahkan Touchscreen one-handed-operation Tambahkan Touchscreen one-handed-operation Tambahkan Touchscreen one-handed-operation Tambahkan Touchscreen one-handed-operation Tambahkan Touchscreen one-handed-operation