Menggunakan stylus merupakan pekerjaan yang kian lama kian terasa menyebalkan buat saya. Terkadang saya agak menyesali keputusan membeli sebuah pda touchscreen. (Namun tanpa praktek mencoba, tak ada kesimpulan yang diperoleh. Kira-kira gitu ya ?). Apalagi dengan 818Pro tua yang terkenal lambat dan lelet tersebut (OMAP850, 195 MHz). Sebelumnya, untuk mengatasi lemotnya kinerja OMAP850 tersebut, saya overclocking temporer menggunakan OmapClock v0.2 (linknya kalau tidak salah disini http://mpx.vvs-impex.com ). Namun ini hanya bersifat workaround, bukan permanent solution.
Dari pengalaman dengan PDA ataupun smartphone lain (tentunya pengalaman didapat dengan cara ‘meminjam’ dari teman), saya lebih memilih one handed operation dibanding bekerja dengan dua tangan ( satu memegang handset, yang lain menggunakan stylus untuk memberi command pada sang handset ). Lebih praktis dan bebas. Tentunya ini dari sudut pandang seorang lazy-bump
hahaha…
Terus terang, dibanding 818Pro rasanya Treo 680 lebih ramah untuk one-handed-operation.
Sayang, cekaknya modal membuat saya harus berpikir ulang untuk menggantinya,..hahaha…
(more…)
Berbagi :