Minggu siang kemarin saya membeli sebuah kartu perdana SIMPATI PE-DE di counter dekat rumah saya. Tujuan saya membelinya, untuk mengevaluasi seberapa kuat sinyal UMTS/HSDPA di wilayah dekat rumah saya. Sebagai pelanggan XL megadata, saya telah memperoleh kenyataan pahit. Sekalipun sekitaran komplek rumah saya tercover oleh 3G XL, namun tidak mengcover blok rumah saya. Saya hanya memperoleh sinyal XL GPRS. Sedangkan dengan INDOSAT, saya bisa memperoleh EDGE dan UMTS. AXIS sebagai alternatif koneksi internet saya, sinyal 3Gnya kurang stabil di dalam rumah.
Kembali ke perdana SIMPATI PE-DE, seperti biasa, ritual aktivasi saya laksanakan dengan khusuk dan khidmat. Sukses, dan saya bisa melakukan test seperti yang saya rencanakan.
Namun tak lama, sebuah sms masuk.
Lucu, sebuah sms hoax yang menyebalkan ! Heran, padahal belum ada sehari saya aktivasi. Nomorpun tak niat saya publishkan. Dan sms yang masuk bukan dari operator yang bersangkutan. Halo… telkomsel, bisakah dibantu menjelaskan hal ini ??
Perhatikan sms tersebut :
- Format pesan, mungkinkah operator sekelas telkomsel melakukan pemberitahuan dengan menggunakan SMS ?
- Nomor pengirim, mungkinkah operator sekelas telkomsel melakukan pemberitahuan tidak menggunakan nomor khusus yang hanya beberapa digit saja ?
- Nomor ponsel, yang tidak match dengan referensi nomor dalam badan sms. Newbie ?
- Penggunaan singkatan yang buruk, tak mungkin untuk operator sekelas telkomsel.
- Gaya bahasa yang aneh, mungkin dulu sering disetrap Guru Bahasa-nya
- Isi sms yang lucu bin aneh, hare gene ada hadiah gratisan ?? Hahaha,…
- Gelar akademik yang tak layak disandingkan dalam sebuah sms beritikad buruk dengan penggunaan bahasa yang parah. (Kecuali gelar itu diperoleh secara instant, pantaslah !)
Iseng saya reply ke nomor tersebut, "Mas, Baru pertama kali ya ? Korban sudah berapa ? Ya, ampun belum satupun ???? "
Berbagi :